Senin, 18 April 2011

Membuat Burung Cucak ijo & Burung Pemakan Buah Nge-Voer

Add caption
Add caption












Cucak ijo (leaf Bird) merupakan salah satu burung berkicau favourit yang saat ini sedang trend dikalangan para kicau mania. selain kepandainya menirukan suara burung lain (sesuai Master), burung ini juga memiliki penampilan yang menarik dengan back-ground bulu berwarna hijau kelam.Makanan dialam berupa buah-buahan Hutan, dikalangan para kicau mania burung ini mendapatkan kombinasi makanan berupa(pisang kepok,apel-tomat & Pepaya).
   Untuk membedakan Cucak Ijo jenis Jantan & Betina dapat dilihat dari warna bulu dikepala burung( untuk jenis yang sudah dewasa) yakni  untuk cowok ditandai dengan warna Topeng Hitam dimuka, sedangkan betina hanya memiliki warna dagu kuning tanpa ada warna Hitam.
Ada beberapa anggapan dari temen2 Kios Burung & kicau mania bahwa burung Cucak ijo jangan diVoer-kan karena nantinya akan berpengaruh pada kualitas suara dari si Burung. Sebenarnya semua kembali ke Tujuan Asal memelihara Burung Kicauan (untuk klangenan/Untuk Lomba). Kalo menurut saya Pribadi, Semua burung Kicau Peliharaan saya wajib hukumnya untuk mau makan Voer. Kenyataan yang dialami, burung tetap berkicau dengan baik meskipun ada orang lewat.Proses Pengevoeran pada Cucak ijo saya maksudkan apabila sewaktu-waktu ditingal dinas agar burung dapat bertahan & tidak mati. Adapun beberapa tahapan yang saya lakukan untuk membuat burung Cucak Ijo mau memakan Voer yakni:
  1.  Potong Pisang menjadi 2 bagian secara Vertical. Pada hari pertama & kedua taburkan permukaan Pisang dengan Voer yang sudah dihaluskan seperti Tepung.Hal ini bertujuan agar burung memulai Beradaptasi dengan aroma dan rasa Voer yang ditempelkan pada Pisang
  2. pada hari ke tiga & keempat, Kurangi Porsi Pisang dari menjadi 1/2 dari porsi hari pertama & kedua. Campurkan Voer yang sudah ditumbuk dengan cara diulet pada pisang. Campur sampai merata, hingga warna pisang berubah menjadi agak kehijauan (saya biasa menggunakan voer Vancy)
  3. Memasuki hari kelima & keenam kurangi porsi Pisang menjadi 1/2 dari porsi hari ke 3 & ke empat. campurkan dengan voer hingga warna menjadi kehijauan &  berserat Voer.
  4. Hari Ketujuh, berikan voer yang kasar ditaburkan pada kulit pisang dicampur dengan air agar burung makan voer basah. Apabila kotoran burung sudah kehijauan/hijau tua makan proses peng-eVoeran burung telah berhasil.
  5. hari ke 8-13 berikan burung Voer kasar tanpa diselingi pisang, hal ini bertujuan agar burung mulai memakan voer dengan sempurna.
NB: ingat selama proses peng-ngevoran burung cucak ijo/cucak rantai berikan jangkrik 5 pagi 5 sore agar burung tetap dala performa & kondisi fit. usahakan selam proses Penge-voeran kandang harus di Krodong serta jaga kebersihan kandang dan Minuman.

3 komentar:

  1. Mas maaf mo tanya, saya masih newbie di dunia kicau mania...hehehe
    apakah berbeda antara cucak ijo dan cucak rantai..?
    menurut kabar temen2 saya dari fisik nya sama2 hijau tapi harga nya jauh berbeda...
    mohon pencerahan nya
    Terima Kasih...

    BalasHapus
  2. perbedaan antara cucak hijau & rantai meliputi :
    1.Postur tubuh (cucak ijo lebih besar) sedangkan cucak rantai hanya seukuran burung gereja.
    2.dari sisi suara cucak ijo lebih keras & kristal dibandingkan cucak rantai.

    untuk harga memang cucak rantai masih tergolong murah, dikarenakan burung ini belum pernah ada/ belum pernah diperlombakan di ajang2 lomba kicau diindonesia. semoga membantu ya :)

    BalasHapus
  3. apakah masalah pada suara burung ci kalo kita pegang2?
    karna CI saya Tidak bunyi lagi setelah dipegang2.
    mohon jawabannya.

    BalasHapus